PONDOK PESANTREN HURAIDHAH HABIB UMAR BIN HOED ALATTAS

MISI YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM HURAIDHAH HABIB UMAR BIN HOED ALATTAS

(Kelanjutan dari yang sebelumnya No 1-4)

5. (Berbakti kepada orang tua) Dengan mengurus sebaik-baiknya, bantu meringankan tugas dan bebannya, diantaranya santri dibiasakan dengan aktifitas diluar pembelajaran, seperti pembekalan didalam berkhidmah, mengurus orang tua, menjaga kebersihan, mengurus listrik yang padam, mesin pompa air yang bermasalah, serta kebiasaan lainnya yang dibutuhkan didalam hidup berkeluarga. (Berakhlak karimah) didalam berkomunikasi dan muamalat santri dengan siapapun, pembekalan praktek diberikan sesuai yang dibutuhkan oleh santri dalam pelaksanaan tugas-tugas yang diberikan (termasuk didalam berkhidmat), seperti tata cara berbicara, kejujuran dalam berbicara, mengerjakan tugas beserta pelaksanaan, laporan dan hasilnya, begitu juga dalam menjaga amanat dan tanggung jawab yang diberikan, serta yang lainnya. (Dan Senantiasa menghiasi ilmunya dengan amal) prinsip yang diterapkan bersumber dari kebiasaan Habib Umar bin Hoed Alattas semasa hidupnya serta perjalanan Salafus Soleh Habaib Hadhramut lainnya, sekalipun diperbolehkan/tidak bertentangan oleh Syari’at (mengambil langkah yang terbaik dari yang paling baik), bentuk gambarannya: Perbuatan baik dari orang-orang baik masih dianggap buruk bagi orang-orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah (Hasanaatul Abror Sayyiaatul Muqorrobin)

6. (Menjadi tauladan yang baik bagi umat) dengan aktif didalam kehidupan bermasyarakat, selalu memberikan manfaat untuk orang lain (Pemimpin dalam suatu kaum yaitu orang yang membantu kaumnya) selama tidak melanggar aturan Syari’at atau bertentangan dengan perjalanan Salafus Soleh dari Habaib Hadhramut

7. (Memiliki pengetahuan umum yang memadai) sesuai kebutuhan, dari ilmu yang ingin di kuasai atau fokuskan, serta ilmu pengetahuan yang dibutuhkan ketika hidup dimasyarakat, baik dari tingkat SD/Ibtidaiyah, SMP/Tsanawiyah, SMA/Aliyah, Perguruan tinggi atau Universitas. Bentuk pengetahuan umum banyak di bantu oleh media, agar memudahkan santri untuk memahaminya, dengan keterbatasan waktu yang ada

8. (Memiliki integritas dan peran aktif dalam perkembangan di masyarakat) dengan banyaknya pelatihan dan praktek selama masa pembelajaran di pesantren, insya Allah membuat mereka mengetahui perkembangan di masyarakat, baik yang berhubungan dengan Ibadah, bermuamalat (jual beli), pernikahan, perlombaan, Hukum, sampai yang mempunyai hubungan dengan pengetahuan umum (seperti IPA/IPS/dsb), bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits Rasul shallallahu alaihi wa sallam. Tanpa memutuskan hubungan dengan pengurus pesantren, dengan tujuan selalu memberikan nasehat dan pembekalan untuk mereka, agar selalu berusaha menjadi lebih baik dari yang sebelumnya, serta membiasakan mereka menerapkan Istikhoroh dan Musyawarah dalam kehidupan mereka

(Selesai)

PONDOK PESANTREN HURAIDHAH HABIB UMAR BIN HOED ALATTAS

MISI YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM HURAIDHAH HABIB UMAR BIN HOED ALATTAS

  1. (Membentuk kepribadian muslim yang cerdas) Merupakan harapan wali santri & para santri didalam menguasai pembelajaran dari yang mereka pelajari selama menuntut ilmu, upaya yang Ma’had Huraidhah upayakan membiasakan mereka didalam menghafal, memberikan pembekalan cara menghafal, adab (tata cara) didalam menghafal, waktu yang dianjurkan dan dilarang dalam menghafal, karena bisa mempengaruhi kecerdasan anak didalam menghafal. Adapun hafalan yang diterapkan untuk membentuk kecerdasan anak, menghafal Al-Qur’an 30 juz (untuk tingkat Tahfidz) atau juz 30 dan juz 29 (untuk tingkat Ibtidaiyah). Sumber pembekalan diambil dari cara Salafus Soleh Habaib Hadhramut didalam memberikan didikan (cara) kepada anak-anak mereka sehingga menjadi seorang ulama besar yang mengamalkan ilmunya, serta kitab-kitab Ahlu Sunnah wal Jama’ah lainnya, seperti kitab At-Tibyan fi Adab Hamlatil Qur’an (karya Imam Nawawi) dan kitab lainnya
  2. (Memiliki tujuan yang benar dan semangat yang tinggi) sebagaimana yang di ajarkan oleh seorang ulama besar Habib Ahmad bin Hasan Alattas, sebagai cara untuk meraih segala harapan dan cita-cita seseorang (dalam mengikuti perjalanan Salafus Soleh) dari Habaib Hadhramut. Dari luasnya lautan ilmu yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam, serta terbatasnya umur manusia untuk memahami dan mengamalkannya, maka mengikuti perjalanan Salafus Soleh dari Habaib Hadhramut merupakan pilihan yang paling tepat dan mudah untuk orang mengikutinya, tidak diragukan lagi kepemimpinan dan manfaat mereka disemua kalangan masyarakat, mulai kalangan masyarakat umum, penuntut ilmu, pekerja, pengusaha sampai dengan penguasa. Diantaranya seperti Habib Muchsin bin Muhammad Alattas (Jakarta), Habib Abdullah bin Muchsin Alattas (Bogor), Habib Umar bin Hoed Alattas (Jakarta), serta para Ulama dan Habaib lainnya yang memiliki hubungan dengan Salafus Soleh dari Habaib Hadhramut
  3. (Memiliki kemampuan membaca, menulis dan berbicara dengan bahasa Arab) merupakan kunci untuk memahami ilmu Syari’at, karena ilmu Syari’at merupakan sumber dari ilmu-ilmu pengetahuan yang ada, dengan selalu mengingatkan tujuan mereka didalam menuntut ilmu (untuk mencari keridhoan Allah & tujuan baik lainnya), ilmu yang mereka dapatkan merupakan hasil pemberian dari Allah bukan dengan dasar kepintaran mereka, mereka selalu dituntut untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, serta pembekalan lainnya sesuai keadaan santri dari permasalahan atau kendala yang mereka hadapinya
  4. (Mempelajari, memahami, mengamalkan, mengembangkan, serta menghidupkan ilmu Syari’at islam) di kalangan masyarakat. Karena kurang banyak yang mempelajari dengan cara penerapan/prakteknya, maka semakin berkurang orang mengetahui peran ilmu Syari’at di kalangan masyarakat, sehingga mereka lebih banyak memilih ilmu atau pemikiran di luar islam. Dengan ini Pesantren Huraidhah selalu berusaha mengembangkan penerapan (praktek) serta memahami ilmu-ilmu Syari’at didalam penerapannya baik hubungannya dengan ibadah, bermua’malat, pernikahan, hukum, serta ilmu pengetahuan lainnya seperti alam atau sosial, dan sebagainya

(Bersambung)

المنهل اللطيف

حديث الصحيح
الصحيح لغة:ضد المريض ،وإصطلاحا :هو الحديث الذي اتصل سنده بنقل العدل الضابط عن مثله،من غير شذوذ ،ولا علة قادحة
سروط الحديث الصحيح
١. اتصال السند-بان يكون قد رواه كل رجل من رجاله عن شيخه من أول السند إلي آخره
٢.عدالة الراوي ،ملكة تحمل علي ملازمة التقوى والمروءة .
٣.تمام ضبط الراوي،المراد بتمام الضبط :كماله،
٤.خلوه من الشذوذ،أي :لا يخالف ذلك الثقة من أرجح منه من الرواة
٥.خلوه من العلة،لا تكون فيه علة ،العلة :وصف خفي يقدح في القبول ،وظاهره السلامة
مثال .قول ابن مسعود رضي الله عنه :ما انت بمحدث قوما حديثا لا تبلغه عقولهم الا كان لبعضهم فتنة .رواه مسلم
حكمه
يجب العمل بكل ما صح،يلزم قبول الصحيح،
يوجد في هذا الكتاب ،صف :٥٦
تأليف :العلامة المحدث المحقق السيد محمد بن علوي المالكي الحسني
سعر النسخة :43.000

HIKAYAH SHALIHIN

PENTINGNYA BERADAB KEPADA GURU

Imam Qusyairi rahimahulloh pernah bercerita “Aku belom pernah masuk ketempat al-Ustadz Abu Ali Addaqoq rahimahullah ta’ala pada permulaan kedaţangan ku melainkan dalam keadaan puasa .sebelumnya aku mandi dahulu ,kemudian datang mendekati pintu madrasah .Aku bimbang kemudian kembali dari pintu karena malu untuk masuk langsung sehingga berpapasan dengan beliau .ketika aku memberanikan diri untuk masuk sampai ditengah tengah majelis tiba-tiba aku kehilangan tenaga karena begitu gemetar,sehingga seandainya ditusuk jarum munkin aku tidak akan merasakannya .”subhanallah .
Lanjut kata beliau “ketika aku dduk mendengarkan nasehat-nasehat ,beliau menerangkan sesuai permasalahan yang ada padaku .Aku tidak perlu bertanya langsung kepadanya dengan lisan .ketika diriku hadir dan duduk seperti biasanya,beliau kembali menerangkan permasalahan di hatiku,hal ini tidak terjadi sekali saja ,karean itu sering aku berfikir tentang diriku .seandainnya allah swt mengutus seorang rosul dimasaku ini ,apakah munkin hatiku akan bertambah malu lebih dari rasa maluku kepada beliau,entah berapa kali ,yang jelas keberadaanku bersama beliau setelah mendapatkan wasilah (ijazah)akan tetap menimbulkan rasa malu dihatiku atau tergerak untuk menentang hati,(hal-ihwal)seperti ini sampai beliau wafat ..
Didapatkan dibuku ini halaman :112
Harga :59.000

At-Tibyan

Adab Para Penghafal al-Qur’an

1.Hendaknya ia berpenampilan sempurna dan berperanggai mulia serta menjauhkan dirinya dari hal-hal yang dilarang al-Qur’an ..
2.Hendaknya ia menjaga diri dari profesi atau pekerjaan yang tercela.menghormati diri.
3.Tawadhu terhadap orang orang sholeh ..dan masih banyak lagii…

Diriwayatkan dari Abdulloh bin Mas’ud rodhiyallahhu anhu ,ia berkata : Hendaknya penghafal al-Qur’an bangun pada malam hari ketika orang-orang tidur,berpuasa pada siang harinya pada saat orang-orang makan ,bersedih tatkala yang lain gembira,menanggis tatkala orang lain tertawa ,diam tatkala orang lain sedang berdebat ,dan rendah hati ketika yang lain menyombongkan diri..

Paling penting tidak menjadikan al-Qur’an mata pencaharian

Rosulullah saw bersabda :
إقرؤوا القرآن ،ولا تأكلوا به،ولا تجفوا عنه،ولا تغلوا فيه.
“Bacalah Al-Qur’an jangan makan hasil darinya ,jangan melalaikannya ,dan jangan pula berlebih-lebihan terhadapnya”

Terdapat dibuku ini halaman :49

Harga :33.000

Mengapai kemuliaan AHLAQ JUZ 1

ahlak yang baik .

setiap manusia memilki bentuk lahir ,yaitu jasad dan bentuk batin,yaitu ruh dan nafsu .jika bentuk dohirnya indah maka dinamakan hasanul khalqi.jika bentuk batinnya yang indah maka dinamakan hasanul khuluqi ..
jika allah mengumpulkan dua keindahan itu maka allah swt telah menyempurnakan orang tersebut..

rosululloh bersabda :
(ما حسّن الله خلْق رجلٍ وخُلقه فتَطْعمه النارُ أبدا)
arti :Allah swt tidak memperindah bentuk fisik seseorang dan juga pekertinya,kemudian dia memberinya api neraka selamanya.”

Tidak seorangpun yang memiliki dua keindahan kecuali baginda nabi mohammad saw..

al -Qur’an pun memuji beliau..

(وَإِنّكََ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيْمٍ)

dan sesungguhnya kamu (nabi muhammad saw)benar benar berbudi pekerti yang agung..?

Hasan ibnu tsabits rodhiyallahu anhu berkata :

خلقت مبرءا من كل عيب& كأنك قد خلقت كما تشاء..
Baginda diciptakan terbebas dari segala aib seakan baginda diciptakan sebagaimana kehendak baginda..
didapatkan dikitab ini halaman :6

harga :54.000

Menyingkap Rahasia Dzikir & Do’a dalam Rotib al-haddad

dzikir yang ketiga ..

ربَّنا اغْفِر لَنَا وتُبْ عَليْنَا إنَّك أنْتَ التَّوَّاب الرَّحيْم (٣×)
diriwayatkan At-Turmudzi bin Abu Dawud sebuah hadiat dari ibnu Umar .bahwasanya ROSULULLOH SAW sebelum bangun dari majlesnya membaca seratus kali …
dalam ayat al-Qur’an
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنّهُ كَانَ تَوَّابَ..
“maka bertasbihlah dengan memuji tuhanmu dan memohonlah ampun kepadanya ,sesungguhnya dia adalah penerima taibat..

hikayah:
dalam kitab syarhul Hikam diceritakan bahwa pada zaman dahulu ada seorang dari bani israilslalu mangerjakn perbuatan dosa,suatu hari ketika sedang berjalan dia ingat akan dosa dosa yang dlu pernah dilakukannya,dia berkata dalam hatinya .allahummaghfir li .kemudian dia mati dalam keadaaan itu,(setelah membaca istighfar )maka dosanya diampuni oleh allah ,sebagaimana disabdakan nabi saw:jika seorang melakukan dosa kemudian dia mengucapkan kalimat tadi,maka allah swt mengatakan hambaku telah berbuat dosa dan dia tahu bahwa ada tuhan yng bakal menyiksanya bila dia berbuat dpaa….dan memberi ampin apa dia minta ampun .wahai hambaku lakukan sesukamu karna aku telah mengampunimu…

didpatkan dimitab ini hlaman 45

harga :34.000

pengajaran sholat


PERKARA-PERKARA YANG DILARANG DAN YANG TDAK TERLARANG DIDALAM SEMBAHYANG

.Orang yang didala. sembahyang diperintah mengerjakan apa-apa bacaan dan perbuatan sembahyang saja, dan lain dari itu dilarang semuanya ?)
1.)dilarang berkata kata ,walaupun memberi salam atau menjawab
2)dilarang berpaling muka ke kiri dàn kanan
3.)dlarang berjalan jalan
4.)dilarang meniup niup
5.) dilarang berludah

adapun perbuatan dan ucapan yang tidak terlarang didalam sembahyang adalah sepeti…
1.)menjawab salam dengan isyarat tangn
2.)menyuruh duduk atau tunggu dengan isyarat tangan
3.)kalau perlu ,didalam sembahyang sunnat,boleh berpaling muka dan boleh berjalan umpamañya untuk membukakan ada syarat2nya
4.)membunuh umpamanya ular atau kalajengking
5.)kalo berludah boleh disapu tangan
6.)pakai sepatu atau sebagainy

dan didalam berisi tentang do’a do’a sholat …

A .HASAN

terdapat dibuku ini .halaman: 75

harga :20.000

PEMAHAMAN YANG HARUS DILURUSKAN

Buku ini merupakan terjemah kitab mafahim yajibu’an tushahhah ,sebuah karya monumental dari seorang ulama berpengaruh dari kota mekah ,keturunan nabi muhammad saw yaitu prof .dr.as -syayyid Muhammad bin alwi Al-maliki al-hasani .buku ini menjelaskan apa yang diakui rumit oleh orang islam.beliau menerangkan secara jelas berbagai permasalahan yang membuat banyak orang bingung karenanya .buku ini benar2 diakui istimewa didalam bidangnya ,serta sejalan dengan permasalahan akidah Ahlus sunnah wal jamaah dalam buku ini as-sayyid al-maliki mengulas berbagai permasalahan secara proporsional ,menjauhi sikap berlebihan ,serta bersikap adil,beliau juga memperbaiki berbagai masalah keliru sambil memberikan nasehat kepada kaum muslimin…

Contoh

“HATI-HATI DARI SEMBARANGAN MENGKAFIRKAN”

Banyak orang keliru-mudah mudahan allah swt meluruskan mereka dalam memahami sebab-sebab sesungguhnya yang bisa mengeluarkan seseorang dari islam dan wajib dihukumi kafir..kalian melihat mereka terlalu gegabah dalam memvonis kafir atas seorang muslim ,hanya disebabkan berbeda pendapat .sehingga tidak tersisa dibumi ini orang muslimin kecuali dikit..
maka kami katakan: munkin saja niat mereķa baik yaitu berangkat dari kewajiban amar ma’ruf dan nahi munkar dalam pelaksanaanya harus dilakukan dengan bijak dan mengunakan nasehat yang baik.

dalam firman allah swt :
(أُدعُ إِلى سَبِيلِ ربِّكَ بِالْحكمَة والْمَوْعظَة الْحَسنَة)
serulah (manusia) kepada jalan tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang paling baik ..(Qr-an-nahl ;125)

al-allamah imam Syayyid Ahmad masyhur al-haddad berkata : telah terjadi ijma (konsensus para ulama)atas pelarangan mengkafirkan seprang ahli kiblat(orang yang sholt mwnghadap ka’bah )kecuali orang tersebut menafikan tdiak adanya pencipta yang maha kuasa atau melakukan kesyirikan nyata yang tidak memungkinkan untuk dita’kwili atau mengkari kenabian atau mengingkari ‘al-ma’lum min ad-din bin adh-dhariroh.atau menginkari persoalan yang mutawatir atau mengingkari persoalan yang telah disepakati kejelasannya didalam agama..

didalam hadist disebutkan :
“إذا قال الرجل لأجيه :يا كافر ..فقد باء بها أحدهما”
apabila seorang berkata kepada saudaranya (sesama muslim )wahai si kàfir ^maka kekafiran telah jatuh pda salah satu keduanya…

pengarang habib Prof.Dr.As-sayyid Muhammad alawi al-malikial-hasani..

harga :100.000

Umat Bertanya Ulama Menjawab

Buku ini berisi jawaban atas berbagai persoalan bersuci dan sholat disarikan dari fatwa ulama salaf dan khalaf ..

“ilmu merupakan perbendaharaan ,kuncinya adalah bertanya karena itu bertanyalah ,semoga allah swt melimpahkan rahmat kepada kalian .sehubung dengan masalah ilmu ini ada empat kelompok orang yang memperoleh pahala yaitu orang yang bertanya,orang yang mengajarkan ,orang yang mengdengarkan dan orang yang mencintai ketiga tiganya…

contoh.
tanya :
Bolehkah seorang wanita yang sedang haid mencukur rambut atau memotong kuku..?

jawab:
pertama seorang yang sedang haid diharomkan untuk melakukan sebelas; sholat .thowaf .menyentuh mushaf .membawanya.berdiam di masjid .membaca al-al-qur’an .puasa .bercerai .berjalan melintas Masjid jika dtakutkan mengotori .bersetubuh berwudhu.

jika dperharhatikan mencukur dan memotong rambut nga masuk ..kendati demikian ,sebaiknya tidak dilakukan kecuali setelah ia suci .
imam Al-Ghozali didalam bukunya ihya-ulumudin..
artinya :seorang yang junub hendaknya tidak mencukur rambutnya atau memotong kkunya atau memotong rambut kemaluannya ….sebab seluruh bagian tubuh tersebut akan mendatanginya dalam keadaan junub (berhadast besar)dan dinyatakan pula bahwa setiap rambut kelak akan menuntutnya karena ia kembali ketubuh keadaan junub…

Uatds Noval Bin Muhammad Alaydrus

harga :60.000